Pagi ditemani secangkir kopi.menikmati hidup yang indah ini sebagai seorang mahasiswa
sayup-sayup terdengar orang tua ku berkata kalau uang bulan ini telah dikirim,aku tersenyum,bulan inipun selamat.tapi dari lubuk hatiku ada rasa tidak nyaman menerima semua itu,dari 20 tahun yang lalu,masih sama saja sampai sekarang,
Allah,apa yang harus ku lakukan jika selalu seperti ini.
ku tak ingin ini menjadi mimpi buruk dalam hidup ku.
aku malu kepada orang tua ku,malu pada keluarga ku,malu kepada adik-adik ku,malu kepada ku.
diam...
hanya itu yang kau bisa diriku,kau memang pribadi yang sombong dan angkuh.
tetapi aku bangga padamu,mampu berdiri sampai di sini,sekaligus kasian denganmu,kenapa kau masih sama dengan mu 20 tahun yang lalu?kau masih anak-anak yang harus di suapi orang tua mu,anak-anak cengeng yang menangis jika di ambil mainannya,anak yang selalu butuh bantuan papa dan ibu mu...
aku bangga,tapi hidup mu ini begitu menyedihkan,aku sedikit luka,tapi rencana dari Mu,lebih luar biasa Ya ALLAH,aku percaya,tak mungkin aku luput dari kasih sayang mu,
ALLAH,dengar lah ini,bacalah surat ini,jujur,hamya kepadamu aku mengadu...
jujur,memang surat ini untuk mu...
dengarlah Tuhanku...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar